Persaingan Lolos SPMB Di Banten Sangat Ketat.

Banten,bejaswnews.com : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin memastikan, proses seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan secara transparan dan akuntabel tanpa intervensi. Hal itu ia sampaikan menanggapi keluhan masyarakat terkait ketatnya persaingan masuk ke sekolah negeri.

Jamaluddin mengungkapkan bahwa putranya sendiri gagal menembus SMA negeri tujuan melalui jalur zonasi maupun jalur prestasi. "Makanya jangankan masyarakat ngeluh-ngeluh, anak saya sendiri saja enggak keterima. Anak Kadis enggak keterima," kata Jamaluddin kepada wartawan di Serang, Selasa (30/6/2026).

Jamaluddin menyampaikan, putranya sempat mencoba mendaftar melalui jalur domisili, tetapi tidak lolos. Upaya kedua dilakukan melalui jalur prestasi olahraga basket dengan melampirkan sertifikat kejuaraan, tetapi hasilnya tetap tidak memenuhi syarat. Saya paling arahkan ke sekolah swasta. Begitu juga masyarakat yang tidak lolos di SPMB sekolah negeri, jangan memaksa, sekarang ada sekolah swasta gratis," ujarnya.

 Terkait kekhawatiran orangtua murid, Jamaluddin mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri masuk ke sekolah negeri. Ia menekankan bahwa Pemprov Banten telah menyediakan program sekolah gratis di ratusan sekolah swasta sebagai alternatif pendidikan bagi anak Banten. "Saya arahkan ke swasta. Begitu juga masyarakat yang tidak lolos, jangan memaksa. Sekarang ada sekolah swasta gratis," ujarnya. 

Jamaluddin menyatakan pihaknya menerapkan pengawasan berlapis di seluruh jalur penerimaan, baik domisili, afirmasi, mutasi, maupun prestasi. Setiap sekolah diwajibkan melaporkan hasil penerimaan secara berkala kepada Disdikbud. Data tersebut nantinya akan dicocokkan langsung dengan sistem untuk mendeteksi adanya celah atau penyimpangan. "Sistem dimonitor oleh pengawas dan stakeholder terkait. Kami tidak lepas tangan, monitoring dan evaluasi terus dilakukan hingga seluruh tahapan selesai," kata dia. 

(Sumber Berita, kompas.com)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama