Bandung.Bejaswnews.com - Momentum Distorsi Menolak Padam Saat Nya Garis Depan Bersatu 11 Oktober 2026, berlangsung acara distorsi berisikan dengan semangat persaudaraan serta solidaritas dan kreativitas.
Scene "GRUNGE INDONESIA BERSATU" VOL 1 menjadi pertemuan silahturahmi para musisi Grunge serta fans dan penikmat penggemar untuk musik, menjadi titik temu untuk mempererat jaringan membuka ruang kolaborasi. Scene Grunge harus tetap ada dan berlipat ganda di berbagai daerah dan jangan pernah padam.
Bagi para penggemar dan penggiat musik Grunge, distorsi gitar dan suara teriakan khas yang terinspirasi dari Skena Seattle bukan hanya identitas musikal, tetapi juga simbol perlawanan dan kebebasan berekspresi dan solidaritas semangat persahabatan.
Sebanyak 32 band dari berbagai komunitas scene Grunge dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Bandung, subang Sukabumi, Karawang, dan Cirebon berada dalam satu panggung yang di meriahkan oleh MC Grunge "Nana Feruriti".
Grunge Indonesia Bersatu" Vol 1 di tonton sekitar 500 pengunjung secara bergantian di Kereta Malam Station Cafe, Parung Kabupaten Bogor sebagai penggagas acara "Grunge Indonesia Bersatu" Vol -1 , Grunge Mendarah Daging.
Sonny NSV mengatakan acara yang di buat nya pecah, ramai, seru,dan asik semua aktif dalam party grunge yang se keren itu di tambah para player yang bermain keren, rapih, main chaos, banting gitar, lempar duit seperti nyawer penonton, lempar stiker band, dll yang membuat atmosfer menjadi party grunge yang meriah pecah serta aman.
Melalui acara Grunge Indonesia Bersatu Sonny NSV juga mengatakan bahwa scene Grunge Indonesia masih memiliki denyut yang kuat sebagai ajang pertemuan yang menjadi kan titik temu untuk mempererat jaringan guna membuka ruang kolaborasi serta menjaga keberlangsungan scene Grunge di berbagai daerah.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 24.00 WIB itu bukan sekedar pertunjukan musik, melainkan menjadi momentum mempererat persahabatan dan solidaritas antar pelaku Skena grunge yang selama ini tumbuh di berbagai daerah dari lintas generasi.
Redaksi Bejaswnews.com - Jurnalis Yopi Burnama