Mahasiswa Se Bandung Raya Melakukan Aksi Demo Di Depan Gedung DPRD Prov. Jawa Barat

Aliansi Mahasiswa Se-Bandung Raya Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD Jabar, Pertanyakan Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran

BANDUNG.BEJASWNEWS.COM – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Se-Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin [20/10/2026].
Aksi tersebut digelar bertepatan dengan momentum satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Massa aksi yang berasal dari berbagai kampus di Bandung, seperti UNPAD, ITB, UPI, UIN SGD, UNPAS, dan sejumlah BEM Se-Bandung Raya, membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan evaluasi kinerja pemerintah pusat.

7 Tuntutan Mahasiswa:

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Se-Bandung Raya, menyampaikan beberapa poin evaluasi dan tuntutan:

1.  Mendesak pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan transparan.
2.  Mempertanyakan stabilitas harga bahan pokok dan daya beli masyarakat.
3.  Mendesak pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya bagi generasi muda dan menekan angka PHK.
4.  Menuntut transparansi pengelolaan APBN dan utang negara.
5.  Meminta pemerintah serius menangani isu lingkungan dan transisi energi.
6.  Menuntut penegakan hukum yang berkeadilan dan pemberantasan KKN tanpa pandang bulu.
7.  Menolak segala bentuk upaya pembungkaman kebebasan berpendapat dan kebebasan akademik di kampus.

"Kami datang ke sini bukan untuk makar, bukan untuk menjatuhkan pemerintah. Kami datang sebagai fungsi kontrol sosial. Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran harus dievaluasi secara objektif. Banyak janji kampanye yang harus direalisasikan untuk rakyat," ujar Korlap di atas mobil komando.

Aksi Berjalan Damai

Aksi yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB tersebut berjalan dengan damai dan kondusif dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polrestabes Bandung dan Satpol PP.

Sejumlah mahasiswa secara bergantian melakukan orasi, teatrikal, dan membacakan puisi sebagai bentuk ekspresi kritik. Sempat terjadi aksi saling dorong saat massa mencoba masuk ke halaman DPRD Jabar, namun dapat diredam.

Perwakilan DPRD Jabar akhirnya menemui massa aksi dan menerima dokumen tuntutan mahasiswa untuk diteruskan kepada pemerintah pusat.

"Kami menerima aspirasi adik-adik mahasiswa. Ini akan menjadi catatan dan akan kami teruskan melalui mekanisme resmi di DPRD," ujar perwakilan DPRD Jabar.

Aliansi Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal janji-janji politik Prabowo-Gibran dan akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

"Kami akan terus mengawal. Kritik kami adalah bentuk cinta kami kepada Indonesia," tutup Koordinator Aksi.

Reporter: Tim Bejaswnews - Jurnalis Yopi Burnama

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama