Semarak Harlah Ke-34 Perguruan Silambawiqri Banten di GOR Stadion Ona Rangkasbitung, KH. Upen Ruspendi: Pendekar Harus Jaga Marwah Budaya

Rangkasbitung Lebak.Bejaswnews.com – Puncak peringatan Harlah Ke-34 Perguruan Seni Bela Diri Silambawiqri Banten  berlangsung semarak, khidmat, dan penuh semangat persaudaraan di GOR Stadion Ona, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak - Banten, Sabtu (03 Oktober 2026)
Acara akbar tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Perguruan Silambawiqri Banten KH. Upen Ruspendi, Ketua Lembaga Silambawiqri Banten Ust. Kurniadi Salim, S.Pd.I., C.Ht, serta ratusan anggota dari tingkatan DPP, DPC, DPAC & Rayon,  sesepuh, dewan guru dan alumni se-Banten, Jabodetabek, dan Jawa Barat.

Ketua Panitia Harlah Ke-34, Iyan Hayani, M.M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa pemilihan GOR Stadion Ona sebagai lokasi puncak Harlah adalah simbol kebangkitan dan kebersamaan dan tapak tilas sejarah Silambawiqri yang terlahir di Kp. Jaura Palaton Rangkasbitung Lebak Banten.

"Alhamdulillah, Harlah Ke-34 tahun ini kita pusatkan di GOR Stadion Ona Rangkasbitung. Tempat ini bersejarah, luas, dan representatif untuk menampung ratusan pendekar. Ini bukti Silambawiqri makin solid, makin jaya, dan makin dicintai masyarakat," ujar Iyan Hayani. Ia juga menambahkan bahwa acara ini adalah acara puncak dari kegiatan2 yang sebelumnya dilaksanakan oleh anggota perguruan silambawiqri, diantaranya sebagai juara umum piala Gubernur Banten.
Amanat Ketua Umum Perguruan Silambawiqri dalam sambutan utamanya, KH. Upen Ruspendi menegaskan bahwa di usia 34 tahun, Silambawiqri harus menjadi mercusuar pelestarian budaya Banten.

"34 tahun itu bukan waktu sebentar. Silambawiqri lahir dari rahim perjuangan ulama dan jawara Banten. Saya berpesan kepada seluruh anggota bahwa Jadilah pendekar yang beradab. Kuat fisiknya, kuat ilmunya, kuat akhlaknya. Jawara itu bukan jagoan, tapi penjaga. Jaga ulama, jaga masyarakat, jaga NKRI," tegas KH. Upen Ruspendi disambut gemuruh takbir ratusan anggota silambawiqri dan tamu undangan.

KH. Upen juga mengapresiasi kerja keras panitia yang dipimpin Iyan Hayani yang dinilai sukses menggelar acara besar dengan tertib.

Sementara itu, Ketua Lembaga Silambawiqri Banten, Ust. Salim  menegaskan Silambawiqri adalah rumah besar pemersatu.

"Silambawiqri ini bukan milik pribadi, bukan milik segelincir.orang, bukan milik sekelompok orang, tetap silambawiqri adalah milik seluruh anggota silambawiqri yang diwarisi oleh mendiang Guru Besar Almarhum Almaghfur KH.Drs.Achmad Fathoni Karim. ini rumah besar kita semua. Siapa pun yang ingin belajar silat, ingin menjaga budaya Banten, silahkan masuk. Pintu kami terbuka. 

Di usia 34 tahun ini, kita buktikan Silambawiqri tetap eksis dan konsisten," kata Ust. Salim yang juga Pemimpin Redaksi Bejaswnews.com.

Ust. Salim menambahkan, Bejaswnews.com akan terus menjadi media partner utama dalam mempublikasikan kegiatan positif perguruan.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng Harlah Ke-34 oleh KH. Upen Ruspendi didampingi Iyan Hayani dan Ust. Salim, dilanjutkan doa bersama dan foto bersama seluruh keluarga besar.

Reporter: Tim Bejaswnews.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama