Bandung.bejaswnews.com : Masalah pendidikan di Kota Bandung menonjolkan tantangan pada isu putus sekolah yang disebabkan oleh faktor ekonomi dan gawai, krisis kesehatan mental siswa, hingga praktik pungli serta jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB/SPMB).
Berikut adalah rincian permasalahan pendidikan di Kota Bandung :
1. Darurat Kesehatan Mental Siswa.
Dinas Pendidikan (Disdik) mencatat puluhan ribu siswa di Kota Bandung mengalami masalah kesehatan mental, mulai dari tingkat stres hingga depresi berat.
2. Kurangnya pemahaman serta fasilitas konseling menjadi tantangan krusial, yang berdampak pada proses belajar mengajar.
3. Kecurangan PPDB dan Pungli Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB/SPMB) terus diwarnai isu pungutan liar (pungli) dan praktik jual beli kursi di sekolah negeri. Praktik ini mencederai sistem zonasi dan keadilan akses pendidikan bagi masyarakat.
4. Angka Anak Tidak Sekolah (ATS)
Pemerintah Kota Bandung masih harus menuntaskan puluhan ribu kasus anak putus sekolah. Berdasarkan data Disdik, kendala utama yang menyebabkan siswa berhenti sekolah mencakup masalah ekonomi dan kecanduan handphone.
5. Kapasitas dan Daya Tampung Sekolah
Ketimpangan antara jumlah lulusan siswa sekolah dasar (SD) dan SMP negeri memicu masalah daya tampung. Kurangnya jumlah sekolah negeri di wilayah padat penduduk seperti Arcamanik dan sekitarnya membatasi akses warga terhadap pendidikan gratis.
6. Kesenjangan Sarana Prasarana
Walaupun Pemerintah Kota Bandung telah melakukan perbaikan fasilitas, disparitas kualitas infrastruktur dan ruang kelas antara sekolah di wilayah pusat kota dan daerah pinggiran masih terjadi, yang berdampak pada kenyamanan belajar siswa.