Bandung.bejaswnews.com : Pemerintah Kota Bandung memperkuat sumber daya manusia Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk menjaga pasokan pangan serta kelancaran distribusi menjelang musim kemarau (7/7/2026).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, penguatan tersebut dilakukan melalui pelantikan pejabat yang disesuaikan dengan kompetensi pada bidang strategis, termasuk ketahanan pangan.
"Ini kegiatan rutin. Sebagai organisasi besar tentu harus ada rotasi agar organisasi tetap berjalan optimal."
Farhan menjelaskan, Kota Bandung bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah sehingga kesiapan aparatur menjadi penting untuk menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok.
"Kami ingin memastikan SDM profesional di DKPP mampu menjaga cadangan pangan, memastikan distribusi lancar, dan menjamin suplai ke Kota Bandung tidak terganggu."
Farhan menyebut, seluruh kebutuhan pangan Kota Bandung dipasok dari sekitar 16 provinsi sehingga koordinasi distribusi harus terus diperkuat.
"Kita ini bukan produsen, tetapi 100 persen konsumen. Ada sekitar 16 provinsi yang menjadi pemasok kebutuhan pangan Kota Bandung."
Pemkot Bandung juga memperkuat koordinasi dengan Badan Urusan Logistik serta menyiapkan kerja sama jangka panjang dengan daerah penghasil untuk menjamin pasokan beras dan telur tetap tersedia.
Pemerintah turut mengkaji berbagai skema penguatan ketahanan pangan, termasuk pengembangan lahan pertanian berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
(Diskominfo Kota Bandung/bhf)