HAUL AKBAR YANG KE 13 ALMARHUM ALMAGHFUR DRS. KH. ACHMAD FATHONI KARIM, S.Ag PENDIRI & GURU BESAR SILAMBAWIQRI

Rangkasbitung Lebak Banten, bejaswnews.com : Haul Akbar Muassis dan Dzurriyah Almarhum Almaghfur KH.Drs.Achmad Fathoni Karim Bin H. Mad Karim yang ke 13 di Pondok Pesantren Fathurrobbaaniy Cisalam Raangkasbitung Lebak Banten diselenggarakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. 
Dalam agama Islam, haul adalah penghormatan dan peringatan kematian seseorang, terutama para ulama, syuhada, dan orang-orang shaleh. 

Acara Haul Akbar Muassis dan Dzurriyah Alm. KH.Ach Fathoni Karim Bin H. Mad Karim dihadiri oleh seluruh ulama Rangkasbitumg, Ketua Umum DPP Lembaga Silambawiqri Banten, Ketua Umum Perguruan Silambawiqri beserta jajaran, Mabes Libas Banten dan Jajaran,  para alumni Fathurrobbaaniy dan DR.KH.Sofian Rosada, MBA., M.Si sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Perguruan Silambawiqri sekaligus sebagai penceramah dalam acara Haul Akbar Muassis & Dzuriyyah tersebut.

Mendiang Alm. KH.Ach.Fathoni Karim atau para murid dan santri sering menyebut dengan sapaan "Apa" atau Bapak, adalah sosok guru yang dekat dengan paraa murid dan santrinya, beliau adalah suritauladan bagi seluruh murid murid Perguruan Silambawiqri dan Santri Ponpes Fathurrobbaaniy. Beliau sangat tegas, humoris, dan sangat disiplin dan selalu mengayomi serta selalu hadir dalam setiap kesulitan yang dialami oleh murid - muridnya, adakalanya beliau menjadi kaka dan menjadi orang tua bagi murid-muridnya.

Awak media bejaswnews.com  menemui ketua Panitia Haul Akbar yaitu Ubaidillah mengucapkan syukur alhamdulillaah bahwa acara haul Alm. Drs. KH.Ach Fathoni Karim dihadiri oleh keluarga besar Yayasan Fathurrobbaaniy, para ulama Rangkasbitung, pimpinan lembaga SW Banten dan ketua umum DPP  Paguron Silambawiwqri dan jajaran, para alumni Fathurrobbaaniy serta masyarakat sekitar. Karena menurut ketua panitia ubaidillah bahwa tujuan dari haul akbar Muassis & Dzuriyyah adalah untuk : 

1. Menghormati dan memperingati kematian seseorang.
2. Memohon ampun bagi orang yang telah meninggal.
3. Meningkatkan kesadaran akan kematian dan kehidupan akhirat.
4. Membangun solidaritas dan kebersamaan antara Alumni Fathurrobbaaniy dan Anggota Perguruan Silambawiqri.

Dalam Islam, kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan awal dari kehidupan akhirat. Oleh karena itu, Haul Akbar Muassis & Dzurriyah menjadi penting untuk memperingati kematian seseorang dan memohonkan ampunan bagi mereka sekaligus pengingat bahwa yang bernyawa pasti akan mati dan salah satu amal yang tidak terputus adalah doa dari anak-anak yang soleh-solehah.
Dalam kesempatan yang sama, disela-sela selesainya acara Haul Akbar, Jajaran Pengurus DPP Perguruan Silambawiqri beserta Lembaga Silambawiqri dan Mudirul Ma'had Ponpes Fathurrobbaaniy K.Zahruddin Al Hafimy berbincang sehat, bersama DR.KH.Sofyan Rosada, membahas tentang penguatan dan pemersatuan Visi dan Misi dari mendiang Guru Besar Alm. KH.Ach.Fathoni Karim, menuju kejayaan Silambawiqri yang haqiqi.

(Red.bejaswnews.com-Rangkasbitung)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama